Sabtu, 15 Juni 2019

MATERI LATIHAN KYU 10 – KARATE-DO GOJUKAI I.K.G.A. INDONESIA


MATERI LATIHAN KYU 10 
KARATE-DO GOJUKAI  I.K.G.A. INDONESIA



Pemahaman “Reigi” ( tata tertib DOJO)
Menghafal “DOJO-KUN” ( Ucapan dalam upacara)

KIHON RENSYUHO :
1.      Ken Syo Yobidosa
2.      Ken No Yobidosa
3.      Syo No Yobidosa

TAIKEN : (Senjata Tubuh)
1.      TE (tangan)
2.      ATAMA (Kepala)
3.      ASHI (kaki)

JUNBI UNDO
Latihan pemanasan dan pelemasan, pada awal latihan, pertengahan latihan dan akhir latihan.

TACHI DACHI
1)      Sanchin Dachi
2)      Han senkutsu dachi
3)      Zenkutsu Dachi
4)      Kokutshu dachi
5)      Siko dachi sakaku
6)      Siko dachi chokaku
7)      Suri ashi
8)      Renoji dachi
9)      Shomi nekoashi Dachi
10)  Irimi nekoashi dachi
11)  Hanmi nekoashi dachi
12)  Irimi hanmi nekoashi dachi
13)  Age Sagiashi

KIHON NO UKE WAZA
1)      Jodan  Uke
2)      Chudan Uke
3)      Gedan Barai Harai Otoshi Uke
4)      Yoko Uke/Shita Barai
5)      Jodan Uke shita barai
6)      Uchi Uke
7)      Kake Uke
8)      Mawashi Uke



KIHON NO TSUKI WAZA
1)      Jodan Tsuki
2)      seiken Chudan Tsuki
3)      Seiken Gedan Tsuki
4)      Hiji Ate
5)      Shuto uchi
6)      Furi uchi
7)      Seiken yoko tsuki
8)      Ura uchi
9)      Shuto yoko uchi   

KIHON NO KERI WAZA
1)      Gedan Geri
2)      Mae Geri
3)      Mawashi Geri
4)      Kansetsu Geri
5)      Sokuto Geri
6)      ura mawashi geri

KIHON IDO I (13 RANGKAIAN TEKNIK)

DACHI JUPPO IDO
1)      Sanchin Dachi
2)      Zenkutsu Dachi
3)      Siko Dachi

KATA
1)      Taikyoku Jodan I II
2)      Taikyoku Chudan I II      
3)      Taikyoku Gedan I II


Sumber Referensi :
1. International Karate-Do Gojukai Association (I.K.G.A).
2. Kurikulum Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Tahun 2003.
3. Kurikulum Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Revisi Tahun 2018.
4. Dewan Guru 
Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Tahun 2018.

MEMAHAMI KARATE-DO GOJUKAI I.K.G.A. INDONESIA - BESERTA SISTEM & KURIKULUMNYA



MEMAHAMI
KARATE-DO GOJUKAI  I.K.G.A.  INDONESIA 
BESERTA  SISTEM & KURIKULUMNYA



Jenis  latihan di dojo-dojo Gojukai di bawah afiliasi I.K.G.A (International Karate-Do Gojukai Association), tidak sekadar berlatih teknik Karate pertandingan, tetapi juga berlatih Karate sebagai suatu kesenangan yang dijalani seumur hidup. Kita menginginkan anak-anak untuk belajar akal sehat ("common sense") melalui aktivitas berkelompok dan untuk memahami makna dari meningkatkan potensi dan kemampuan diri sendiri secara bertahap, dengan kedisiplinan tinggi dan ketegaran yang keras , bukan sekadar untuk menghadapi tantangan di arena pertandingan, tetapi juga untuk menyiapkan raga dan spirit menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam kehidupan.

METODE LATIHAN KARATE-DO GOJU-RYU

Metode latihan karate-Do Goju-ryu terdiri dari:
1.      KIHON
2.      KATA
3.      BUNKAI
4.      KUMITE
5.      GOSHIN
6.      SUMATSU DOZA

1.      KIHON (dasar) .

KIHON  adalah latihan yang sangat penting dalam berlatih karate. Ada tujuh jenis teknik dasar (kihon waza) yang harus dikuasai oleh seorang karateka:
a.       Tachi Dachi (Cara berdiri/Kuda kuda)
b.      Kamae (bentuk bentuk sikap tempur)
c.       Uke waza (teknik tangkisan)
d.      Tsuki waza (teknik tusukan)
e.       Uchi (teknik sabetan)
f.       Ate waza (teknik tumbukan)        
g.      Keri waza (tekkink tendangan).


2.      KATA

KATA adalah suatu bentuk latihan dimana semua teknik dasar seperti tangkisan, pukulan, sabetan, tumbukan atau hantaman, dirangkai sedemikian rupa menjadi suatu kesatuan bentuk yg utuh, dan indah dengan cara berpikir yang logis

Terdapat empat kelompok Kata Goju-Ryu, yaitu :
FUKYU KATA ( Junbi Kata ) : Kelompok Kata Persiapan yaitu:
10 Kata Takyoku dan 2 kata Geiki Sai, yaitu :
1)      Taikyoku Jodan Uke Daichi
2)      Taikyoku Jodan Uke Daini
3)      Taikyoku Cudan Uke Daichi
4)      Taikyoku Cudan Uke Daini
5)      Taikyoku Gedan Uke Daichi
6)      Taikyoku Gedan Uke Daini
7)      Taikyoku Kake Uke Daichi
8)      Taikyoku Kake Uke Daini
9)      Taikyoku Mawashi Uke Daichi
10)   Taikyoku Mawashi Uke Daini
11)   Gekisai Daichi
12)   Gekisai Daini

KIHON KATA : Kelompok Kata dasar, yaitu :   
1)   Sachin 
2)   Tensyo

KAISHU KATA : Kelompok Kata Tangan Terbuka, yaitu:

1)      Saifa
2)      Seienchin
3)      Sanseru
4)      Shisochin
5)      Seisan
6)      Seipai
7)      Kururunfa
8)      Suparimpei

TOKUTEI KATA : Kelompok Kata Luar Biasa (Kata khusus para shihan):
1)      Genkaku
2)      Chikaku
3)      Tenryu
4)      Koryu



3.      KUMITE  (Latihan pertarungan)

Terdapat tiga kelompok jenis latihan pertarungan (kumite) yaitu:
a.      Kihon Kumite
b.      Yakusoku Komitet
c.       Jiyu Kumite


4.      BUNKAI

Bunkai adalah aplikasi atau  makna dari setiap teknik yang terkandung dalam masing-masing Kata. Ada 2 (dua) metode latihannya ada dua jenis :
a. bunkai kata kumite
b. Kata bunkai kumite


5.      GOSHIN (Latihan Pembelaan Diri atau Self defense)

Goshin secara harfiah berarti Pembelan diri (self defense). Jadi hal inilah yang menunjukkan bahwa pembelaan diri atau self defense itu adalah salah satu bahagian dari latihan karate, sementara karate itu secara keseluruhan berarti seni Pertarungan atau Martial Art.


6.      SUMATSU DOZA (Latihan tambaha)

a.      Kobudo
b.      Makkiwara dll.


TINGKATAN DAN GELAR DALAM IKGA

1.      TINGKATAN

Didalam karate secara umum dikenal ada 3 (tiga) tingkatan, yaitu :
a.       MUDANSHA : Karateka pemegang tingkatan Kyu dari kyu 10 – kyu 1
b.      YUDANSHA : Karateka pemegang tingkatan DAN dari DAN 1 – DAN 10
c.       KODANSHA : Karateka pemegang tigkatan DAN 5 – DAN 10


2.      GELAR

Di dalam IKGA, sesuai edaran dari Honbu IKGA,menggunakan sisten Gelar DAN sebagai berikut:
a.      JUN SHIDOIN
Secara harfiah berarti yang dipersiapkan menjadi pembimbing (pelatih), dalam prakteknya berarti karateka pemegang tingkatan minimal DAN 2 yang disiapkan menjadi pembimbing juniornya

b.      SHIDOIN
Secara Harfiah berarti ”Pembimbing (pelatih), dalam prakteknya berarti karateka pemegang minimal DAN 3 yang sudah membimbing (melatih).

c.       JOKYO
Secara harfiah berarti Asisten Profesor (asisten Master), dalam prakteknya berarti Karateka pemegang tingkatan minimal DAN 4 yang menjadi asisten Shihan di perguruannya.

d.      SHIHAN
Secara Harfiah berarti ”Master”, dalam prakteknya berarti Intruktur sederajat master mulai dari DAN 5 Sampai DAN 10. Tetapi tidak otomatis seorang karateka tingkatan DAN 5 berstatus "Shihan", melainkan masih harus ujian khusus untuk memperoleh gelar Shihan. Gelar Shihan ini terdiri dari 3 kualifikasi, yaitu:
1)      RENSHI ; Shihan yang bertingkatan minimal DAN 5
2)      KYOSHI; Shihan yang bertingkatan minimal DAN 7
3)      HANSHI; Shihan yang memiliki tingkatan minimal DAN 8

Di dalam IKGA Ujian tingkatan DAN terpisah dengan ujian Gelar, demikian pula, Ijazah atau Sertifikat DAN berbeda dengan sertifikat Gelar

e.       SAIKO SHIHAN
Secara Harfiah “SAIKO” berarti “Maksimum”. Jadi Saiko Shihan berarti Grandd Master atau Shihan tertinggi dalam satu perguruan, dan hanya boleh ada satu Saiko Shihan dalam satu perguruan seni beladiri.

Sumber Referensi :
1. International Karate-Do Gojukai Association (I.K.G.A).
2. Kurikulum Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Tahun 2003.
3. Kurikulum Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Revisi Tahun 2018.
4. Dewan Guru 
Karate-Do Gojukai (I.K.G.A) Indonesia Tahun 2018.


Kamis, 13 September 2018

MASA DEPAN BISA BERBEDA JAUH DARI PERKIRAAN

Masa depan bisa berbeda jauh dari perkiraan


● Kisah 1:
Nokia menolak tawaran Android di tahun 2011 karena dianggap sebagai system newbie yang tidak lebih baik dari Windows yang mereka gunakan dan tidak akan sukses.
Yahoo menolak tawaran Google di tahun 2002 dengan alasan kemahalan dan saat itu reputasi Google masih dianggap "anak bawang" oleh Yahoo.

○ Fakta yang terjadi kemudian:
Nokia tenggelam dalam sekejap oleh pamor Android. Hal yang sama terjadi pada Yahoo, yang terlibas mentah mentah bila dibandingkan dengan Google, terutama sekarang ini.

☆ Pelajaran yang bisa dipetik :
Sukses berarti punya keberanian mengambil resiko, kebersediaan mengikuti perubahan yang ada, kebersediaan untuk beradaptasi, dan memutuskan dengan analisis yang tepat TANPA harus merendahkan orang lain. Seseorang yang kita anggap lebih rendah dari kita sekarang, bisa jadi akan menjadi jauh lebih besar di masa depan.

● Kisah 2:
Facebook memutuskan meng-akuisisi Whatsapp (2014) dan Instagram (2012), yang sebelumnya adalah kompetitor, walau saat itu baru merintis dan berada jauh di bawah Facebook.

○ Fakta yang terjadi kemudian :
Facebook, Whatsapp dan Instagram adalah 3 raksasa aplikasi social media yang tidak terkalahkan sekarang ini dengan value akumulatif sekitar lebih dari 1000 trilyun.

☆ Pelajaran yang bisa diambil :
Sukses itu menjadi lebih kuat lagi dengan merangkul pesaing,  menjadikannya kolega dan bersama-sama ber-inovasi menyatukan goal dan tujuan. Kadang menganggap kompetitor sebagai musuh yang harus dijauhi, tidak sepenuhnya benar.

● Kisah 3:
Bill Gates mendirikan Microsoft di usia 21 tahun, Mark Zuckerberg mendirikan Facebook di usia 22, Jack Ma mendirikan Alibaba di usia 35, demikian halnya dengan Jeff Bezos mendirikan Amazon di usia 35. Sementara Ray Kroc memulai McDonalds di usia 52, John Pemberton menemukan Coca Cola di usia 55 dan Harland Sanders dengan KFC-nya di usia 65.

○ Fakta yang terjadi kemudian :
Semua perusahaan tersebut di atas, sekarang ini adalah perusahaan raksasa dan super power di dunia.

☆ Pelajaran yang bisa diambil :
Usia hanyalah angka. Jangan jadikan usia sebagai alasan bahwa anda tidak mampu, entah karena terlalu muda, atau terlalu tua. Karena kemudian psikologi anda akan mulai menciptakan batasan, bagi anda, untuk mencapai goal, mimpi dan cita cita, di hidup anda yang hanya 1 kali ini.

● Kisah 4:
Brenda Barnes, CEO Sara Lee, mengawali karirnya sebagai seorang waitress restaurant siap saji.
Indra Noyii, CEO Pepsi.co mengawali karirnya sebagai operator produksi di sebuah pabrik kimia Jhonson&Jhonson di India.

○ Fakta yang terjadi kemudian :
2 nama tersebut di atas, disebut Forbes sebagai 2 wanita paling powerful dan berpengaruh besar pada dunia bisnis sekarang ini.

☆ Pelajaran yang bisa diambil :
Tidak satu orang pun bisa memprediksi masa depan. Akan kecil atau besar masa depan anda, semua ada di tangan anda dan anda yang meng-kontrol. Semua harus dibarengi dengan kerja keras tentunya. Bahkan kadang Super Keras, hingga jatuh bangun berdarah darah.

●Kisah 5 :
Perusahaan produsen luxury car, Lamborghini, bisa ada karena "balas dendam" seorang pembuat traktor yang ditertawakan dan dihina, oleh Enzo Ferari, pendiri Brand Luxury Car, Ferari.

○ Fakta yang terjadi kemudian :
Lamborgini dianggap lebih prestisius dan memiliki harga yang lebih mahal dibanding Ferari, walaupun lebih muda dan keduanya adalah Luxury Car Brand

☆ Pelajaran yang bisa diambil :
Menerima hinaan dan cemoohan orang lain dengan lapang dada, akan menjadi motivasi besar bagi kita untuk melakukan pembuktian bahwa kita mampu lebih sukses dari orang yang menghina kita. Dan saat kesuksesan kita justru berada melampaui si penghina, maka proses "balas dendam" kita berarti "sangat berhasil dan terasa sangat nikmat". Menang banyak broooo...

Kesimpulan :

Teruslah bekerja keras dan pantang menyerah. Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak pernah akan kembali. Jangan suka nyinyir kepada orang lain dan Jangan pernah takut dengan kegagalan. Lakukan semua hal yang menyenangkan buat anda. Ingat... hidup hanya sekali. Dan tentunya... tetap semangat.


Senin, 07 Mei 2018

GENERASI MUDA GOJUKAI

GENERASI MUDA GOJUKAI - Saat ini kita Semua Sedang hidup ditengah gelombang revolusi Teknologi.

Seperti hal revolusi industri, revolusi teknologi mengubah cara kita berfikir, belajar dan bertingkah laku.

Sir Ken Robinson menggambarkan bahwa kita telah tersapu dan terseren oleh gelombang inovasi  sains, teknologi, dan pemikiran sosial.

Oleh karena itu kita harus mengubah cara berfikir dan bertingkah laku untuk merespon  tantangan baru ini.

Ayo Generasi Muda Gojukai... buka mata kalian... tingkatkan Semangat rasa Percaya Diri yang Mantap... terus belajar, berlatih dan raih prestasi tertinggi.

Segera Melakukan Aksi, Rubah Visi dan  Menjadi Realitas.

Buka tempat - tempat latihan / Dojo Baru... walau hanya kecil - kecilan yang nantinya pasti akan menjadi besar pada waktunya.

Jangan kalah dengan etos  semangat Tokopedia : "Mulai Ajah Dulu"

EKO Sensei

PEMBENTUKAN FISIK DAN KARAKTER DALAM BERLATIH KARATE-DO HARUS SEJALAN

Ogenkidesuka...

Berlatih karate-do yang baik harus membentuk fisik yang baik dan karakter atau sikap karatekanya menjadi baik. Jiaa Bushido atau jiwa ksatria harus dimiliki setiap karateka yang baik. Latihan karate atau jenis beladiri lainnya, yang baik dan berhasil adalah latihan yang membentuk fisik dan jiwa pesertanya secara komprenhensif.

Adapun beberapa sikap ksatria yang harus dibekali kepada setiap peserta latihan bela diri, yaitu:

Kesungguhan (义 gi)
Keberanian (勇 yu)
Kebajikan (仁 jin)
Penghargaan (礼 rei)
Kejujuran (诚 makoto)
Kehormatan (名誉 meiyo)
Kesetiaan (忠义 chūgi)

Kebajikan mencakup:

Kesalehan (孝 ko)
Kebijaksanaan (智 chi)
Merawat orang tua (悌 tei)

Bagi karateka Gojukai pentingnya nilai-nilai Bushido atau semangat dan jiwa ksatria selalu diingatkan  dalam setiap memulai dan mengakhiri latihan melalui pembacaan Janji Karatedo Gojukai pada upacara tradisi pembukaan dan penutupan latihan.
Peserta beladiri yang tidak dibekali dengan pembinaan karakter akan menjadi peserta beladiri yang brutal, kepercayaan diri yang berlebihan, dan dapat menjadi pembuat masalah didalam masyarakat.

Rabu, 21 Maret 2018

KITA SEMUA BERBEDA, TETAPI TETAP BELAJAR, BERLATIH & BERKARYA BERSAMA

KITA SEMUA BERBEDA, TETAPI TETAP BELAJAR, BERLATIH & BERKARYA BERSAMA




Assalammu'alaikum...

Hari ini adalah hari yang teramat penting dan teramat indah, bagi anda para Karate-Ka Gojukai DKI Jaya.

Kita Semua adalah bagian dari sedikit orang – orang yang dipilih Allah SWT untuk diangkat derajat hidupnya, sebagai Pelatih Karate-Do (Guru)  beserta dengan Ilmu yang kita dapatkan.
Sebagai seorang Karate-Ka yang beruntung, tidak pada tempatnya apabila melewatkan hari – hari tanpa  belajar, berlatih dan berkarya.

Rekan – rekan pelatih Karate-Do Gojukai DKI Jaya, dinamika kehidupan saat ini ditandai oleh semakin menguatnya persaingan hidup, yang berkembang bteramat ketat,  juga sudah berubah dari persaingan konvensional ke persaingan  IPTEK tingkat tinggi.

Pelatih, atlet, anggota, pengurus, orang tua…,  turut  bersaing ditengah keberagaman sikap, pemikiran, konsep, kepentingan dan pola pembinaan yang kompleks dan berbenturan.

Di Dojo – Dojo Gojukai Komda DKI Jaya, kreatifitas kepelatihan adalah harta karun yang tak ternilai, sentuhan kreatifitas  dalam latihan / melatih akan membuat hal yang biasa menjadi sesuatu yang luar biasa menginspirasi, bahkan mengubah !

Di Gojukai DKI Jaya, setiap karate ka adalah Jenius !, Baik Semangat, kreatifitas, maupun terobosan tidak ada artinya jika tidak mengandung kebermanfaatan bagi  lingkungan dan orang banyak.
Pelatih, atlet, anggota, pengurus, orang tua… harus bekerja sama menciptakan sesuatu yang luar biasa sekaligus bermanfaat nyata bagi karate ka sendiri dan perguruan.

Bersiaplah :
Pengurus dan Pelatih Karate-Do Gojukai DKI Jaya bersaing dengan teknologi: WA, email dan lainnya.
Profesi hari ini belum tentu di masa depan masih ada, sehingga tanyakan kepada  atlet dan murid kita besok mau membuat apa… ? Jangan bertanya mau jadi apa… ?

Pengurus dan Pelatih Karate-Do Gojukai DKI Jaya jangan terpukau dengan cerita masa lalu, tapi gelisahlah dengan masa depan. Kemenangan itu disiapkan di dojo dan di ruang komunitas.

Wassalammu'alaikum...

Eko Y,

10 CARA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR & BERLATIH KARATE





Anda tahu bahwa berolahraga penting, khususnya olahraga karate. Tetapi memotivasi diri untuk rajin berlatih karatedo sangatlah berat, musuh terbesar kita adalah “Rasa malas” dan kita harus mampu melawannya.

Cara terbaik untuk terus termotivasi adalah dengan membiasakan diri melaksanakan olahraga, berlatih dan belajar karatedo rutin sesuai jadwal. Ketika Anda berpikir bahwa Anda akan berolahraga karate mulai hari ini atau esok hari, Anda perlu untuk keluar dari zona nyaman dan melakukannya saat itu juga. Berikut adalah beberapa cara untuk tetap termotivasi.

1. Tetapkan tujuan yang masuk akal
Tujuan akhir dari olahraga karate Anda, misalnya “berat badan turun 10 kg lebih”, mungkin terasa terlalu mustahil untuk sekarang, terutama ketika Anda masih baru memulai melakukan belajar dan berlatih karatedo. “Pemula biasanya menginginkan hasil maksimal, tetapi mereka cenderung kewalahan”, kata Gerald Endress, seorang psikolog olahraga di Duke Center for Living di Carolina Utara. Jadi, jangan memaksakan untuk berolahraga selama 1 jam per hari. Melainkan, buatlah tujuan yang lebih masuk akal dan terjangkau oleh kemampuan kita, seperti berolahraga 2 sampai 3 kali seminggu selama 20 – 30 menit, dengan hasil yang realustis seperti  setelah belajar dan berlatih karatedo  anda menjadi bahagia, sehat, bugar, bunya banyak teman, jadwal anda tercapai hingga berat anda berkuran 1 kg sebulan.

2. Pantau kemajuan Anda
Buatlah catatan aktivitas latihan karate Anda secara berkala, bisa dalam jurnal online maupun dalam sebuah buku catatan. Lihat kemajuan seperti bergerak lebih cepat, pernafasan menjadi lebih stabil, latihan kihon variasi dan melakukan pengulangan lebih banyak, ataupun peningkatan intensitas dalam olahraga dapat membuat Anda semakin ingin melanjutkannya.

3. Hilangkan rasa bersalah
Belajar hadapi kenyataan. Anda pasti akan melewatkan beberapa kali jadwal belajar dan  berlatih karatedo. Jika Anda mengetahui bahwa Anda pasti akan “bolos” berolahraga 1-2 kali, mental Anda akan lebih siap menerimanya, dan bukannya malah menjadikannya sejuta alasan untuk langsung menyerah.

4. Fokus pada diri Anda sendiri
Akan selalu ada seseorang yang lebih bugar, lebih cepat, lebih terampil, lebih antusias atau lebih power full dibanding Anda. Jangan bandingkan diri Anda dengan mereka, kata Endress. Lupakan mereka. Jangan biarkan mereka menghalangi Anda dari tujuan Anda. Waktu belajar dan  berlatih karate Anda adalah untuk Anda dan tentang Anda.

5. Gunakan grup penyemangat
Carilah tempat latihan / dojo yang tepat, pelatih yang berkualifikasi, materi latihan yang sesuai, serta ada orang-orang yang berlatih penuh semangat dan positif, baik teman, keluarga, pasangan, rekan kerja, atau tetangga, yang akan menyemangati Anda untuk terus maju. Minta mereka untuk terus melakukan itu.

“Orang tersebut harus bersikap suportif, bukan merendahkan dengan kata-kata seperti, ‘kenapa kamu ngga bisa? Itu kan sangat gampang”, kata Carla Sottovia dari Cooper Aerobics di Dallas. Ketika motivasi yang berubah menjadi kritik, peringatkan teman Anda bahwa Anda tidak membutuhkan hal tersebut.

6. Cari hal yang menyenangkan
Apabila Anda tidak dapat termotivasi dalam belajar dan berlatih karatedo, mungkin Anda melakukan aktivitas yang salah. Atau mungkin dulu Anda menyukainya tetapi sekarang menjadi membosankan. Pilih aktivitas yang paling Anda senangi, minati maka belajar dan berlatih karatedo akan menjadi sesuatu yang Anda tunggu-tunggu. Ingat, belajar dan berlatih tidak harus selalu di dojo dan tidak selalu harus menggunakan karategi. Mungkin Anda bisa lebih baik dalam berlatih saat berada di daerah pegunungan atau pinggir pantai, sambil lati lari kecil berkeliling area tersebut sambil mendengarkan musik, atau lainnya.

7. Mulai dari 7 menit
Paksa diri Anda untuk melakukan suatu latihan karatedo hanya selama 7 menit saja. Setelah selesai, tanya pada diri sendiri, apakah masih mau lanjut ? Jika tidak, Anda dapat melakukan beberapa sesi kecil sepanjang hari, dibandingkan satu kali latihan karate berdurasi panjang.

8. Fleksibel dengan waktu
Ketika Anda terlalu sibuk, jangan habiskan 30 menit untuk bermacet-macet di jalan menuju tempat latihan / dojo. Gunakan video latihan di YouTube bisa di taksi, bus, kereta atau cukup berlatih di rumah saja. Jika Anda terlalu letih untuk olahraga pada malam hari, gunakan alarm Anda untuk bangun dan olahraga lebih pagi.

9. Lupakan masa lalu
Mungkin Anda bukanlah anak yang paling atletis, sehat dan bugar  di sekolah, dan selalu jadi bahan tertawaan di dalam kegiatan olahraga, tetapi perlu anda ketahui, bahwa anda akan menemukan hal yang berbeda didalam olahraga karate, dimana anda akan mendapat teman – teman yang suportif, saling menghargai dan hormat menghormati, serta selalu memberikan motivasi, maka hal-hal tersebut akan segera berlalu. Tujuan Anda belajar dan berlatih karatedo sekarang bukan untuk mendapat nilai rapor bagus atau untuk menarik perhatian gebetan di kelas. Anda = berolahraga, belajar dan berlatih karatedo agar tetap sehat, bugar, banyak teman, penuh percaya diri dan bahagia  sehingga dapat menikmati hidup Anda.

10. Beri hadiah bagi diri sendiri
Beri diri Anda sendiri penghargaan karena telah berhasil melakukan olahraga, belajar dan berlatih karatedo, cukup dengan tepuk tangan atau berteriak “Mantap dan Luar Biasa”. Berikan ucapan semangat kepada kawan – kawan latihan anda dan berikan ucapan terima kasih kepada pelatih anda.


Eko Yulianto WA : +62857-1818-7170




THE ENERGY of THE GOJUKAI KARATE-DO

  The Energy of The Gojukai Karate-Do   Introduction Karate-Do, born from the noble culture of Japanese society, has been developed by...